Penyesuaian Pelaksanaan OSN Jenjang SD Tahun 2026
Pusat Prestasi Nasional, Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mengumumkan sejumlah penyesuaian dan informasi tambahan terkait pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang Pendidikan Dasar Tahun 2026.
Perubahan ini merupakan bagian dari adendum panduan resmi yang menjadi acuan bagi satuan pendidikan dalam mendampingi peserta didik dan guru pembimbing agar seluruh tahapan OSN berjalan sesuai ketentuan.
Pelaksanaan OSN tahun 2026 terdiri dari tiga tahap, yaitu OSN tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K), tingkat Provinsi (OSN-P), dan tingkat Nasional (OSN). Seluruh tahapan dilaksanakan secara daring.
Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain batas akhir pemetaan sekolah pelaksana OSN-K pada 26 Mei 2026 serta pelaksanaan gladi resik OSN-K pada 2 Juni 2026. Pengawasan OSN-K dilakukan melalui sistem pengawas silang dan siaran langsung YouTube dengan mode publik.
Sementara itu, OSN-P akan menggunakan aplikasi berbasis Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan pengawasan melalui Zoom. Untuk OSN tingkat nasional, pelaksanaan menggunakan Learning Management System (LMS) Moodle dengan pengawasan Zoom satu perangkat per peserta, yang dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Agustus 2026.
Jumlah peserta yang lolos ke tingkat nasional juga mengalami peningkatan, dari sebelumnya 60 peserta menjadi 115 peserta per cabang ajang.
Pusat Prestasi Nasional menegaskan bahwa setiap pelanggaran dalam pelaksanaan OSN, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional, akan dikenakan sanksi sesuai kategori yang telah ditetapkan dalam panduan.
Diharapkan seluruh pihak, mulai dari dinas pendidikan, satuan pendidikan, hingga guru pembimbing, dapat mensosialisasikan informasi ini dan mempersiapkan peserta didik secara optimal guna mendukung pengembangan talenta di bidang sains.